Senin, 14 November 2011

Empat Langkah Menyegarkan Kembali Ingatan

Setiap aspek dalam lingkungan
memberi rangsangan pada otak, baik dalam hal
positif atau negatif. Apa yang kita lihat, dengar,
cium, rasa, dan sensasi lainnya yang kita alami
setiap hari menjadi "santapan" bagi tubuh dan
jiwa.
Sayangnya, apa yang kita hadapi setiap hari,
mulai dari situasi kantor, sekolah, rumah sakit,
jalan raya, hingga stasiun kereta, menawarkan
"santapan" yang bersifat junk food untuk otak.
Untunglah kita tak perlu melakukan hal yang
rumit untuk menyegarkan kembali otak.
Caranya adalah dengan menciptakan
lingkungan yang positif dan indah. Berikut
adalah cara sederhana yang bisa kita lakukan.
1. Harmonisasi suara dan cahaya
Suara bisa menimbulkan efek merusak pada
jiwa dan raga, tetapi suara yang harmonis
memberikan dampak yang positif. Lakukan
sebisa mungkin untuk mengurangi polusi
suara. Rekamlah suara-suara yang
menenangkan dan perdengarkan pada telinga
beberapa menit setiap hari.
Sementara itu cahaya memiliki efek yang besar
pada tubuh dan jiwa. Sinar matahari
emrupakan sumber cahaya yang paling sehat
karena mengandung gelombang panjang yang
berpengaruh pada produksi hormon,
metabolisme, dan jam biologis.
2. Mendekat pada alam
Dalam studi tahun 2008, ahli saraf John Jonides
dan timnya melakukan pengukuran kemampun
tes memori dan konsentrasi para mahasiswa,
sebelum dan sesudah berjalan kaki.
Kelompok pertama diminta berjalan-jalan di
sekitar taman yang penuh pepohonan dan
bunga dan sisanya berjalan di pusat kota. Para
peneliti menemukan mereka yang berjalan di
taman kemampuan tes mereka naik 20 persen,
sementara yang berjalan di pusat kota tidak ada
perubahan.
3. Hirup udara segar
Selain suara yang harmonis dan cahaya, udara
segar merupakan elemen esensial lainnya yang
diperlukan untuk kesehatan jiwa dan raga. Kita
mungkin tidak bisa mengubah kualitas udara di
luar secara langsung, tapi kita bisa
melakukannya di dalam rumah. Bila lingkungan
Anda penuh dengan polusi atau debu,
mungkin Anda memerlukan sistem penyaring
udara.
4. Miliki hubungan yang harmonis
Orang yang memiliki hubungan yang harmonis
dengan pasangannya pada umumnya lebih
sehat, baik fisik atau psikis, dibanding orang
yang masih melajang atau ditinggal
pasangannya. Selain itu mereka yang
kehidupan sosialnya baik risikonya untuk
menderita Alzheimer lebih rendah.

sumber: kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar